Pengumpulan Zakat Fitrah SMK N 1 Cilacap

Pengumpulan Zakat Fitrah SMK N 1 Cilacap

ZAKAT fitrah wajib hukumnya bagi setiap muslim yang mampu untuk menunaikannya. Zakat fitrah adalah zakat wajib yang harus dikeluarkan sekali setahun yaitu saat bulan ramadhan menjelang idul fitri. Pada prinsipnya, zakat fitrah harus dikeluarkan sebelum salat idul fitri dilangsungkan. Hal tersebut yang menjadi pembeda zakat fitrah dengan zakat lainnya.

Selain untuk mensucikan diri setelah menunaikan ibadah di bulan Ramadhan, zakat fitrah juga dapat dimaknai sebagai bentuk kepedulian terhadap orang yang kurang mampu,membagi rasa kebahagiaan dan kemenangan di hari raya yang dapat dirasakan semuanya termasuk masyarakat miskin yang serba kekurangan.

Zakat fitrah wajib ditunaikan bagi setiap jiwa, dengan syarat beragama Islam, hidup pada saat bulan Ramadhan, dan memiliki kelebihan rezeki atau kebutuhan pokok untuk malam dan Hari Raya Idul Fitri. Besarannya adalah beras atau makanan pokok seberat 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa. Para ulama, diantaranya Shaikh Yusuf Qardawi telah membolehkan zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk uang yang setara dengan 1 sha’ gandum, kurma atau beras. Nominal zakat fitrah yang ditunaikan dalam bentuk uang, menyesuaikan dengan harga beras yang dikonsumsi.

Rohis SMK Negeri 1 Cilacap Bersama dengan guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam menyelenggarakan program pengumpulan zakat fitrah. Program ini merupakan agenda rutin yang diadakan setiap tahun. Hasil dari pengumpulan zakat ini nantinya akan dibagikan kepada peserta didik SMK N 1 Cilacap yang membutuhkan, warga sekitar sekolah yang berhak, dan tempat lain seperti panti asuhan. Harapannya agenda ini bisa dijadikan pembelajaran keagamaan bagi peserta didik yang nantinya dapat diimplementasikan setiap tahunnya.

Pendidikan Linguistik

Bahasa verbal merupakan suatu bahasa yang dituangkan dalam bentuk ucapan atau tulisan. Sementara itu, menurut Mulyana (2005) bahasa verbal merupakan bahasa yang penggunaannya menggunakan simbol-simbol agar dipahami oleh suatu komunitas.

Apabila terjadi permasalahan dalam perkembangan bahasa verbal maka bisa jadi individu mengalami gangguan-gangguan pada perkembangan bahasa verbal. Pada artikel kali ini kita akan mengulas lebih jauh tentang gangguan, tanda-tanda gangguan, faktor yang berpengaruh dan juga terapi untuk memaksimalkan perkembangan bahasa verbal.

Gangguan Perkembangan Bahasa Verbal

Umumnya, gangguan perkembangan bahasa verbal dapat berupa keterlambatan bicara (speech delay) dan juga pada kognitif anak. Selain kedua hal tersebut, adapun gangguan-gangguan lainnya yaitu:

  • Disfasia yang merupakan gangguan otak tepatnya pada pusat bicara
  • Disintegratif, disebabkan anak-anak yang berusia kurang dari sepuluh tahun kehilangan perkembangan bahasa ataupun perkembangan tersebut berjalan dengan tidak normal
  • Sindrom asperger, menghambat interaksi sosial pada anak sehingga mengalami ketidakmampuan dalam bersosialisasi dengan teman sebaya ataupun dengan orang di sekitarnya (Berlianti et al., 2020).

Tanda-Tanda Gangguan Perkembangan Bahasa Verbal

Apabila ditemukan tanda-tanda gangguan perkembangan bahasa verbal, sebaiknya kita langsung memberikan penanganan dengan cepat. Berikut tanda-tanda gangguan bahasa verbal:

  • Saat usia 12 bulan anak tidak mengikuti gerakan orang disekitarnya
  • Pada usia 15 bulan anak hanya mengucapkan beberapa kata dan hanya mengucapkan minimal tiga kata
  • Di usia 18 bulan anak tidak mengikuti apa yang diperintahkan dan tidak merespons ucapan.
  • Saat usia 2,5 tahun, respons verbal anak tidak berjalan maksimal
  • Pada usia 3 tahun anak tidak memahami dan tidak memberikan respons, dan juga tidak terlalu banyak mengucapkan kosa kata.

sumber: https://www.99.co/blog/indonesia/contoh-artikel-pendidikan/

Sosialisasi Bank Gunung Slamet

 

Pada hari Senin tanggal 11 April 2022, bertempat di ruang serbaguna 1, 2 dan 3 SMK Negeri 1 Cilacap, dilaksanakan kegiatan sosialisasi tabungan simpanan pelajar (Simpel) oleh PT BPR Gunung Slamet untuk siswa kelas XI kompetensi keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga, Teknik Komputer dan Jaringan, Multimedia, dan Bisnis Daring dan Pemasaran.

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama SMK Negeri 1 Cilacap melalui Kompetensi Keahlian Akuntansi dengan PT BPR Gunung Slamet Cilacap.

Dalam sambutannya, Kepala SMK Negeri 1 Cilacap Navy Hardiati Dian M, S.Pd, M.Pd, menyampaikan bahwa sekolah menyetujui terselenggaranya kegiatan ini karena menyadari pentingnya menabung.

Bahwa menabung adalah budaya positif yang sangat perlu ditumbuhkan pada siswa-siswi SMK Negeri 1 Cilacap.
Beliau menyampaikan bahwa kita harus memiliki tabungan untuk hari depan, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi nanti di masa depan.

Bisa jadi di masa depan kita membutuhkan uang dalam jumlah banyak, misalnya untuk melanjutkan pendidikan, atau sesuatu hal lain yang membutuhkan dana.
Jika kita tidak menabung sejak sekarang, maka jika suatu saat membutuhkan uang, hanya bisa bingung. Akhirnya pinjam uang, mungkin ke pinjaman online. Akhirnya kita terbebani dengan angsuran dan bunga. Terkadang, untuk melunasi pinjaman, kita terpaksa harus meminjam uang ke pihak lainnya lagi. Akibatnya kita akan makin terjerat ke dalam hutang.
Sebaliknya, jika sejak sekarang kita membiasakan diri untuk menabung, maka jika suatu saat membutuhkan dana, kita sudah tidak bingung lagi, karena sudah ada dana simpanan yang tersedia. Karena itu, membiasakan diri menabung sedini mungkin, sangat baik manfaatnya di masa depan.

Pembicara dari PT BPR Gunung Slamet, Bu Fera Herawati, menyampaikan kepada siswa bahwa menabung adalah mengamalkan dasa dharma pramuka yang ke-tujuh, yaitu “hemat, cermat dan bersahaja” Bu Fera juga menyampaikan pentingnya menabung kepada para siswa.

Kegiatan selanjutnya adalah pengisian formulir aplikasi tabungan simpanan pelajar, dipandu oleh tim dari PT BPR Gunung Slamet Cilacap.

Hari selasa tanggal 12 April 2022 kegiatan ini akan kembali dilaksanakan dengan peserta dari kelas XI kompetensi keahlian Otomatosasi dan Tata Kelola Perkantoran, Usaha Perjalanan Wisata, Perhotelan dan Tata Boga.